KULIAH LUAR KAMPUS PRAKTISI MENGAJAR

KONSELING POPULASI KHUSUS BAGI WARGA REHABILITASI PENGGUNA NAPZA DAN MENGENALI GEJALA MENTAL ILNESS DI RUMAH SAKIT JIWA (RSJ) TAMPAN PEKANBARU.

Pada hari Selasa, 02 Juli 2024, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau mengadakan kunjungan ke RSJ Tampan Pekanbaru. Kunjungan ini merupakan bagian dari mata kuliah Konseling Populasi Khusus dan diikuti oleh 60 mahasiswa semester 6 dari program studi tersebut.

Beberapa dosen yang mendampingi kegiatan ini adalah ibu Suci Habibah, M.Pd, dan ibu Nuraini Safitri, M.Pd.Kons. Acara dibuka dengan kata sambutan dan pengantar dari ibu Suci Habibah, M.Pd, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk memberikan pemahaman langsung kepada mahasiswa mengenai praktik konseling pada populasi khusus, khususnya di lingkungan rumah sakit jiwa.

Selanjutnya, mahasiswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi dengan para profesional di RSJ Tampan Pekanbaru mengenai berbagai kasus dan metode konseling yang digunakan. Mahasiswa juga menerima pembekalan ilmu melalui materi tentang Dampak Penyalahgunaan Narkoba yang disampaikan oleh Konselor Adiksi, Bapak Muhammad Ropis. Dalam presentasinya, beliau menjelaskan tentang narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), jenis-jenis narkoba, serta dampak buruk dari penyalahgunaannya. Selain itu, beliau memberikan data mengenai jumlah masyarakat yang kecanduan narkoba dari tahun 2014 hingga 2024, serta gambaran kerugian yang dialami oleh negara akibat penyalahgunaan narkoba tersebut. Tidak hanya itu mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi tanya jawab kepada konselor mengenai sistem penanganan, cara pelaporan dan proses konseling yang selama ini dilakukan kepada para pecandu narkoba.

Setelah pemaparan materi, mahasiswa diajak untuk melihat langsung fasilitas rehabilitasi di RSJ Tampan Pekanbaru dan bagaimana para profesional bekerja dalam membantu pasien mengatasi kecanduan narkoba. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi lebih lanjut tentang teknik konseling yang efektif serta tantangan yang dihadapi dalam menangani pasien dengan masalah kecanduan. Mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, karena mereka secara langsung dapat melakukan komunikasi kepada para pasien di RSJ yang sudah mulai pulih, serta mahasiswa dapat melihat begitu besar dampak dari narkoba ini bagi mental dan kesehatan para pecandu narkoba.

Setelah melihat fasilitas rehabilitasi di RSJ Tampan Pekanbaru, mahasiswa melanjutkan kunjungan mereka dengan sesi refleksi dan evaluasi di akhir acara. Mereka berkesempatan untuk membagikan pengalaman dan pemahaman yang mereka peroleh selama kunjungan ini. Diskusi dipandu oleh dosen pendamping dan melibatkan pertanyaan reflektif seperti bagaimana pengalaman mereka mempengaruhi pemahaman mereka tentang konseling populasi khusus, serta bagaimana mereka merencanakan untuk menerapkan pengetahuan yang didapat di masa depan.

Kunjungan ini diakhiri dengan penutupan dari ibu Suci Habibah, M. Pd, yang juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa atas partisipasi dan dedikasi mereka dalam acara tersebut. Beliau mengingatkan mahasiswa untuk terus mengembangkan kemampuan mereka dalam bidang konseling, terutama dalam konteks pelayanan kepada populasi khusus seperti pecandu narkoba. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan teori yang mereka pelajari di kelas ke dalam situasi dunia nyata, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi konselor yang berkompeten dan berempati.

About suci habibah

Check Also

KULIAH LUAR KAMPUS

PRAKTIK KONSELING POPULASI KHUSUS DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN DIRI DAN SELF RESILIENSI PADA LANSIA DI PANTI KRESNA …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *